skip to Main Content
(021) 22866096, 22862040, 22866786 info@primanusagemilang.com
ISO 9001
ISO 9001

Kami PT. PRIMA NUSA GEMILANG menyediakan jasa konsultasi ISO 9001 ( Quality Manajement System) yang mengadopsi pendekatan proses ketika mengembangkan, menerapkan, dan meningkatkan keefektifan sistem manajemen mutu.

ISO 9001 adalah sistem standar manajemen mutu yang dirancang untuk membantu organisasi dalam memastikan bahwa organisasi dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dan stakeholdernya serta dapat memenuhi persyaratan Perundangan, hukum dan peraturan yang terkait dengan produk atau Jasanya.

Manfaat  ISO 9001 bagi perusahaan adalah :

  1. menyebabkan penilaian positif terhadap reputasi perusahaan.
  2. Sistem implementasi sertifikasi ISO 9001 menekankan pula proses bisnis yang focus pada pelanggan,
  3. memahami kebutuhan pelanggan,
  4. meningkatkan kepuasan pelanggan

Manfaat ISO 9001 bagi organisasi adalah:

  1. Jaminan Kualitas Produk dan Proses
  2. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
  3. Meningkatkan produkstivitas Organisasi
  4. Meningkatkan Hubungan Yang saling menguntungkan
  5. Meningkatkan cost Efisiense.
ISO 14001
ISO 14001

ISO 14000 adalah sebuah spesifikasi internasional untuk sistem manajemen lingkungan (SML) terkait pengelolaan lingkungan yang disusun untuk membantu organisasiatau perusahaan untuk: meminimalisir dampak negatif kegiatan-kegiatan mereka terhadap lingkungan, seperti menimbulkan perubahan yang merugikan terhadap udara, air atau tanah.

Manfaat Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan dan ISO 14001:2015

  • pengurangan pencemaran lingkungan,
  • peningkatan pada proses efisiensi,
  • peningkatan pada kinerja manajemen/moral kerja,
  • peningkatan kepuasan konsumen,
  • peningkatan pemenuhan peraturan lingkungan, dan.
  • peningkatan penjualan.
ISO 45001
ISO 45001

ISO 45001 adalah Standar Internasional yang menentukan persyaratan untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (OH&S), dengan panduan penggunaannya, untuk memungkinkan sebuah organisasi memperbaiki kinerja K3 secara proaktif dalam mencegah Kecelakaan Kerja dan dampak buruk bagi kesehatan, akibatnya sangat penting bagi organisasi untuk menghilangkan bahaya dan meminimalkan risiko K3 dengan mengambil langkah-langkah pencegahan dan perlindungan yang efektif.

Ketika langkah-langkah ini diterapkan oleh organisasi melalui sistem manajemen OH&S, mereka meningkatkan kinerja OH&S. Sistem manajemen K3 dapat lebih efektif dan efisien ketika mengambil tindakan awal untuk mengatasi peluang peningkatan kinerja K3.

Menerapkan sistem manajemen OH&S yang sesuai dengan dokumen ini memungkinkan organisasi untuk mengelola risiko OH&S dan meningkatkan kinerja OH&S-nya. Sistem manajemen K3 dapat membantu organisasi untuk memenuhi persyaratan hukum dan persyaratan lainnya.

Siklus Plan-Do-Check-Act

Pendekatan sistem manajemen K3 yang diterapkan dalam dokumen ini didasarkan pada konsep Plan-Do-Check-Act (PDCA). Konsep PDCA adalah proses berulang yang digunakan oleh organisasi untuk mencapai peningkatan berkelanjutan. Ini dapat diterapkan pada sistem manajemen dan untuk masing-masing elemen individu, sebagai berikut:

  • Merencanakan: menentukan dan menilai risiko K3, peluang K3 dan risiko lain dan peluang lainnya, menetapkan tujuan dan proses K3 yang diperlukan untuk memberikan hasil sesuai dengan kebijakan K3 organisasi.
  • Lakukan: menerapkan proses sesuai rencana.
  • Memeriksa: memantau dan mengukur kegiatan dan proses yang berkaitan dengan kebijakan K3 dan tujuan K3, dan melaporkan hasilnya.
  • Bertindak: mengambil tindakan untuk terus meningkatkan kinerja K3 untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Manfaat Penerapan ISO 45001

  • Sistem manajemen K3 berbasis ISO 45001 akan memungkinkan sebuah organisasi memperbaiki kinerjanya dengan:
  • Mengembangkan dan menerapkan Sistem Manajemen untuk mengurangi atau
  • meminimalisir kecelakaan kerja atau sakit akibat kerja
  • Membangun proses sistematis terkait dengan K3 yang mempertimbangkan “konteksnya” dan yang memperhitungkan risiko dan peluangnya, dan persyaratan hukum dan lainnya
  • Menentukan bahaya dan risiko yang terkait dengan aktivitasnya dan berusaha untuk menghilangkannya , atau melakukan kontrol untuk meminimalkan dampak potensial resiko dan bahayanya.
  • Menetapkan pengendalian operasional untuk mengelola risiko K3 dan persyaratan hukum dan lainnya
  • Meningkatkan kesadaran akan risiko K3
  • Mengevaluasi kinerja K3 dan berusaha untuk memperbaikinya, melalui tindakan yang tepat
  • Memastikan pekerja berperan aktif dalam masalah K3
  • Memaksimalkan Efektifitas dan Efisiensi pekerja dan alat dengan mengurangi downtime karena cedera atau sakit akibat kerja
  • Membuka Pasar baru terutama bagi customer yang mensyaratkan K3
  • Memenuhi persyaratan Tender , dll
  • Meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan dan perundangan dan mencegah permasalahan yang ditimbulkannya
  • Mengurangi keseluruhan biaya insiden
  • Mengurangi downtime dan biaya gangguan operasi
  • Mengurangi biaya premi asuransi
  • Mengurangi ketidakhadiran dan tingkat turnover karyawan
SMK-3
SMK 3

SMK3 (SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA) adalah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang selanjutnya disebut SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan prosedur, proses dan sumberdaya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja, guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang selanjutnya disingkat K3 adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Hubungan antara K3 dan Produktivitas Kecelakaan mempengaruhi produktivitas perusahaan. Dalam proses produksi, produktivitas ditopang oleh tiga pilar utama yaitu Kuantitas (Quantity), Kualitas (Quality), dan Keselamatan (Safety). Produktivitas hanya dapat dicapai jika ketiga unsur produktivitas diatas berjalan secara seimbang.

Konsep diatas tercermin dalam sistem manajemen mutu yang mencakup 6 (enam) unsur yaitu :

  1. Kualitas produk (quality of product)
  2. Kualitas penyerahan (quality of delivery)
  3. Kualitas biaya (quality of cost)
  4. Kualitas pelayanan (quality of service)
  5. Kualitas moral (quality of morale)
  6. Kualitas K3 (quality of safety)

Manfaat Sistem Manajemen K3

  1. Perlindungan karyawan
  2. Memperlihatkan kepatuhan pada peraturan dan undang-undang
  3. Mengurangi biaya
  4. Membuat sistem manajemen yang efektif
  5. Meningkatkan kepercayaan dan kepuasaan pelanggan
ISO 27001
ISO 27001

ISO 27001 merupakan suatu standar Internasional dalam menerapkan sistem manajemen kemanan informasi atau lebih dikenal dengan Information Security Management Systems (ISMS). Menerapkan standar ISO 27001 akan membantu organisasi atau perusahaan Anda dalam membangun dan memelihara sistem manajemen keamanan informasi (ISMS). ISMS merupakan seperangkat unsur yang saling terkait dengan organisasi atau perusahaan yang digunakan untuk mengelola dan mengendalikan risiko keamanan informasi dan untuk melindungi serta menjaga kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity) dan ketersediaan (availability) informasi.

ISO 27001: 2013 memiliki sepuluh klausa pendek, ditambah lampiran yang panjang, yang meliputi:

  1. Lingkup standar
  2. Bagaimana dokumen direferensikan
  3. Istilah dan definisi dalam ISO / IEC 27000
  4. Hubungan organisasi dan stakeholder
  5. Kepemimpinan keamanan informasi dan dukungan tingkat tinggi untuk kebijakan
  6. Perencanaan sistem manajemen keamanan informasi; perkiraan risiko; kontrol terhadap resiko
  7. Mendukung sistem manajemen keamanan informasi
  8. Membuat operasional sistem manajemen keamanan informasi
  9. Meninjau kinerja sistem
  10. Tindakan korektif.

Klausul dan Annex ISO 27001

Bagian dari keluarga standar ISO 27000, ISO 27001 terdiri dari 114 kontrol (dari Lampiran A) dan 10 klausa sistem manajemen yang bersama-sama mendukung implementasi dan pemeliharaan SMKI.

Sementara ISO 27001 menawarkan spesifikasi, Standar ini didukung oleh kode praktik untuk manajemen keamanan informasi, ISO / IEC 27002: 2013.

Manfaat dari standar ISO 27001, yaitu:

  1. Memberikan sebuah keyakinan dan jaminan kepada klien ataupun mitra dagang, bahwa perusahaan Anda telah mempunyai sistem manajemen keamanan informasi yang baik sesuai standar internasional. Selain itu, ISO 27001 juga dapat digunakan untuk memasarkan perusahaan.
  2. Memastikan bahwa organisasi Anda memiliki kontrol terkait keamanan informasi terhadap lingkungan proses bisnisnya yang mungkin menimbulkan risiko atau gangguan.
  3. ISO 27001 meminta Anda untuk terus meningkatkan keamanan informasi perusahaan Anda. Hal ini membantu Anda untuk lebih menentukan jumlah keamanan yang tepat yang dibutuhkan untuk perusahaan. Sumber daya yang dihabiskan tidak terlalu sedikit, tidak terlalu banyak, tapi dalam jumlah yang tepat.
ISO 20000
ISO 20000

ISO 20000 adalah standar yang dipergunakan untuk sertifikasi manajemen teknologi informasi (TI). Standar ini  dikembangkan untuk menggantikan sertifikasi British Standard (BS) 15000 yang ditetapkan oleh British Standards International (BSI). Dikembangkan sebagai proyek bersama oleh International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC), standar ini juga dikenal sebagai IEC 20000. Tujuannya adalah untuk memungkinkan semua organisasi yang berpondasi pada teknologi informasi agar mampu menerapkan praktik terbaik.

Standar ini secara spesifik menentukan persyaratan bagi institusi (merujuk kepada BUMN, Swasta dan Government) penyedia layanan TI untuk merencanakan, menetapkan, menerapkan, mengoperasikan, memantau, mereview, memelihara dan meningkatkan sistem manajemen layanan TI.

Manfaat Sertifikasi ISO 20000

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari sertifikasi ISO 20000 antara lain:

  • Bukti komitmen institusi dalam peningkatan layanan
    Riil komitmen institusi untuk meningkatkan layanan TI tertuang dalam sertifikasi ISO 20000. Impelementasi sistem manajemen layanan TI yang baik dapat meningkatkan kualitas layanan institusi, mengurangi biaya yang ditimbulkan oleh proses TI dan meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko yang sangat mungkin ditimbulkan oleh proses TI serta mendorong peningkatan dan perbaikan layanan TI secara terus-menerus. Hal tersebut membuktikan bahwa institusi mampu memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan pengguna.
  • Keperluan audit
    Audit merupakan evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor. Sertifikat ISO 20000 mampu membuktikan kepada Auditor bahwa layanan TI dikelola dengan baik dan kualitasnya dapat diterima oleh pengguna. ISO 20000 menekankan pendekatan proses pada pengelolaaan layanan TI. Hal ini memberikan jaminan bahwa data yang dihasilkan oleh proses yang benar adalah content yang valid sehingga mereduksi keraguan auditor atas data yang diaudit.
  • Meningkatnya citra institusi
    Sertifikasi ISO 20000 meningkatkan citra perusahaan atas layanan TI yang diberikan. pensejajarkan diri dengan institusi world class lain dalam hal pengelolaan TI. Hal ini tentu saja berdampak positif dalam hal “nilai jual” institusi dalam persaingan dengan institusi yang lain, dengan kata lain meningkatkan daya saing institusi di mata para pelanggannya.
ISO-22000
ISO 22000

ISO 22000 merupakan sebuah standar yang dikembangkan oleh International Organization for Standardization yang berhubungan dengan keamanan pangan. Pada dasarnya, standar ini merupakan standar turunan dari ISO 9000. Keamanan pangan berkaitan dengan adanya bahaya yang dibawa oleh makanan pada saat konsumsi. Oleh karena risiko keamanan pangan dapat timbul pada tingkatan apapun di-industri pangan, pengendalian yang sesuai sangatlah penting untuk diterapkan. Oleh karenanya, beragam upaya dari berbagai pihak dalam industri pangan sangatlah diharapkan.

Manfaat ISO 22000 adalah :

  1. Menjamin keamanan produk yang dihasilkan industry
  2. Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan
  3. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi organisasi
  4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia
  5. Menjamin sistem perbaikan yang berkesinambungan
  6. Sebagai media untuk pengambilan keputusan yang factual
  7. Meningkatkan hubungan saling menguntungkan dengan pemasok
ISO-22716
ISO 22716

ISO 22716 adalah standar internasional dalam memberikan panduan terhadap keamanan produk kosmetik. Standar ini disiapkan oleh ISO Technical Committee (TC) 217 Working Group (WG) 6 antara tahun 2002 dan 2006. Hasil perundingan tersebut yaitu Persyaratan Spesifik terhadap Keamanan Produk Kosmetik dengan Implementasi Good Manufacturing Practices (GMP) dan Risk Assessment serta kombinasinya di dalam Sistem Manajemen Mutu.

Standar ISO 22716 mengikuti dari standar GMP yang sama-sama diketahui sebagai panduan praktis di dalam produksi bahan-bahan, dalam hal ini bahan-bahan yang terkait dengan produksi produk kosmetik: Lipstik, Eye Shadow, Blush on, Compact powder, dan lainnya sebagai produk akhir harus dipastikan memenuhi standar ISO 22716 dengan menerapkan Good Manufacturing Practices.

Manfaat ISO 22716 adalah :

  1. Menjamin keamanan produk yang dihasilkan industry
  2. Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan
  3. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi organisasi
  4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia
  5. Menjamin sistem perbaikan yang berkesinambungan
  6. Sebagai media untuk pengambilan keputusan yang factual
  7. Meningkatkan hubungan saling menguntungkan dengan pemasok
ISO-37001
ISO 37001

ISO 37001 sistem manajemen anti suap yang dirancang untuk membantu organisasi menetapkan, menerapkan, memelihara dan meningkatkan program kepatuhan anti-suap.

Penerapan dan sertifikasi ISO 37001 bisa dianggap sebagai self protection untuk mencegah adanya suap didalam organisasi/perusahaan maupun rekanan bisnis lainnya. Monitoring dengan cara audit internal yang rutin wajib dijalankan sebagai bukti komitmen terhadap anti suap disamping audit rutin dari eksternal dengan metode PDCA ( Plan Do Check Action).

Manfaat ISO 37001 Bagi Perusahaan ?

  1. Membantu organisasi/perusahaan dalam menerapkan sistem manajemen anti-suap.
  2. Meningkatkan kontrol terhadap potensi terjadinya praktek suap dalam sebuah organisasi.
  3. Membantu memberikan jaminan kepada manajemen dan pemilik organisasi/perusahaan, serta penyandang dana, pemegang saham, pelanggan dan rekan bisnis lainnya, bahwa organisasi telah diakui secara internasional dalam melakukan kontrol anti-penyuapan.
  4. Dalam hal penyelidikan, membantu memberikan bukti kepada pihak berwenang bahwa organisasi telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyuapan.
  5. ISO 37001 memberikan panduan pencegahan terhadap anti suap dan korupsi dalam sebuah organisasi atau perusahaan
  6. Meningkatkan kredibilitas  perusahaan sebagai sebuah oraganisasi yang telah taat pada peraturan anti suap dan peraturan pemerintah.
ISO-17025
ISO 17025

ISO/IEC 17025 adalah standar persyaratan kompetensi untuk laboratorium. Persyaratan-persyaratan yang diminta bersifat umum untuk berbagai jenis dan ukuran organisasi yang melakukan pengujian dan/ atau kalibrasi. Ruang lingkup standar ini mencakup pengujian dan kalibrasi dengan metode baku, metode baku, dan metode yang dikembangkan oleh laboratorium sendiri.

Manfaat penerapan dan akreditasi ISO/IEC 17025:

  1. Pengurangan risiko, memungkinkan laboratorium untuk menentukan apakah personel melakukan pekerjaan dengan benar dan sesuai dengan prosedur.
  2. Komitmen untuk semua personel laboratorium sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
  3. Perbaikan terus-menerus sistem manajemen laboratorium.
  4. Pengembangan keterampilan personel melalui program pelatihan dan evaluasi efektivitas kerja mereka.
  5. Meningkatkan citra serta meningkatnya kepercayaan dan kepuasan pelanggan.
  6. Pengakuan internasional, melalui perjanjian saling pengakuan antar badan akreditasi di berbagai negara.
  7. Menghindari kesalahan dan pengulangan dari proses pengujian atau kalibrasi.
  8. Pengurangan pengaduan dan keluhan pelanggan.
  9. Keuntungan dalam bidang pemasaran jasa laboratorium.
  10. Perbandingan kemampuan antar laboratorium.
Back To Top
error: Content is protected !!